Sejarah dan Makna Arti dari Logo Kota Serang

Arti Logo Kota Serang
Arti Logo Kota Serang

VIRAL BANTEN – Sejak abad ke-16, Serang merupakan pusat pemerintahan, pusat perdagangan dan pusat kebudayaan. Letak Kota Serang yang strategis menjadikannya sebagai jalur utama penghubung lintas Jawa-Sumatera. Pembentukan Kota Serang sendiri tak lepas dari amanat undang-undang nomor 23 tahun 2000 tentang pembentukan Provinsi Banten. Hal ini dipertegas oleh undang-undang nomor 32 tahun 2007 (yang disahkan pada tanggal 10 Agustus 2007) tentang dimekarkannya (pembentukan) Kota Serang dari Kabupaten Serang.

Baca juga: Daftar Kecamatan di Banten Lengkap Terbaru

Kota Serang lahir pada tanggal 10 Agustus 2007. Secara resmi kelahiran Kota Serang ditandai dengan pelantikan penjabat Walikota Serang Asmudji H.W. yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto di Gedung Departemen Dalam Negeri Jakarta pada tanggal 2 November 2007, serta disetujuinya pembentukan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Kota Serang (SK Mendagri nomor 060/2840/SJ tertanggal 22 November 2007) meliputi 19 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk juga formasi pejabat dari eselon II hingga eselon III.

Kota Serang adalah wilayah baru hasil pemekaran kabupaten Serang Provinsi Banten. Sebagai Ibu Kota Provinsi kehadirannya adalah sebuah konsekuensi logis dari keberadaan Provinsi Banten.

Sejak terbentuk Kota Serang terdiri dari 6 (enam) Kecamatan yakni Kecamatan Serang, Kecamatan Kasemen, Kecamatan Walantaka, Kecamatan Curug, Kecamatan Cipocok Jaya dan Kecamatan Taktakan.

Kota Serang memiliki luas Wilayah 266,77 Km2 dengan jumlah penduduk sekitar 523.384 Jiwa.

Batas wilayah Kota Serang sebelah utara yaitu Teluk Banten, Sebelah Timur Kecamatan Pontang, Kecamatan Ciruas, dan Kecamatan Keragilan Kabupaten Serang, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cikeusal, Kecamatan Petir dan Kecamatan Baros Kabupaten Serang.

Serta sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Pabuaran, Kecamatan Waringin kurung dan Kecamatan Keramatwatu Kabupaten Serang.

Dari 6 (enam) Kecamatan tersebut terdiri dari 20 kelurahan dan 46 Desa. Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat terwujudnya Pemerintahan Kota Serang telah mempersiapkan 4 (empat) kelompok kerja yang akan bekerja sebelum ditetapkannya penjabat Walikota Serang.

Ke empat Pokja tersebut terdiri dari Pokja Personil, Pokja Keuangan, Pokja Perlengkapan dan Pokja Partai Politik. Pembentukan dan susunan personil masing-masing pokja diisi oleh Pejabat Pemprov Banten dan Pejabat Pemkab Serang.

Untuk menjalankan roda pemerintahan sebelum diselenggarakan pilkada, Asisten Daerah I Pemprov Banten Asmudji H.W akhirnya terpilih sebagai Penjabat Walikota Serang.

Sejak saat itu untuk mewadahi aspirasi masyarakat dan semboyan pembangunan, Kota Serang berslogan Kota Madani, Slogan ini menegaskan tujuan pemerintah dengan prinsip :

  • Menghormati kebebasan beragama;
  • Menjaga persaudaraan antar umat beragama ;
  • Menjaga perdamaian dan kedamaian;
  • Menjaga persatuan;
  • Etika politik yang bebas bertanggung jawab;
  • Pemerintah yang melindungi hak dan kewajiban warga negara;

Arti Logo Kota Serang

Arti Logo Kota Serang
Arti Logo Kota Serang

Bentuk dasar logo = perisai segi 6 (enam), melambangkan :

1. Awal berdirinya Kota Serang dibentuk oleh 6 (enam) kota kecamatan: Kasemen, Taktakan Cipocok Jaya, Serang, Walantaka dan Curug.

2. 6 (enam) Rukun Iman,

– menunjukan komitmen pemerintah Kota Serang yang dalam menjalankan kepemerintahanya tidak akan lepas dari koridor agama.

– menunjukan kereligiusan masyarakat kotanya dan kehidupan bermasyarakat yang selalu berlandaskan pada agama.

3. Kegigihan dan ketahanan masyarakat Banten dalam memperjuangkan kemerdekaannya pada masa penjajahan.

4. Kegigihan dan ketahanan masyarakat Banten dalam menghadapi semua tantangan di masa depan.

PENJELASAN GAMBAR

1. Bintang Segi 5 (lima)

Melambangkan Rukun Islam dan Asas Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Gapura (Kaibon)

– Kaibon merupakan cirri khas Banten yang sudah menjadi bagian dari sejarah banten dan dengan sendirinya merupakan ciri khas dari bagian tak terpisahkan dari Kota Serang juga.

– Gapura/pintu gerbang , menegaskan posisi Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten yang merupakan pintu gerbang Provinsi Banten.

– Gapura/pintu gerbang berarti pintu gerbang menuju kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kota Serang disemua bidang.

PENJELASAN WARNA

1. Warna Kuning :

Kemuliaan, Kesejahteraan, menunjukan masa depan Kota Serang yang cerah (digabungkan dengan gambar bintang segi 5 (lima) berwarna keemasan).

2. Warna Hijau :

Melambangkan sumber daya alam, menunjukan daerah pertanian dan kekayaan holtikultura yang sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kota Serang pada umumnya.

3. Warna Biru :

– Melambangkan sumber daya manusia Kota Serang yang berkualitas baik dari segi pendidikan maupun agama.

– Melambangkan sumber daya perikanan baik itu dari laut (mewakili karangantu kecamatan Kasemen) maupun Tambak Ikan Air tawar yang menjadi salah satu andalan perekonomian masyarakat Kota Serang.

4. Warna Putih :

Melambangkan Kota Serang yang bersih

5. Warna Merah :

– Melambangkan pemerintahan dan masyarakat Kota Serang yang berani menghadapi setiap tantangan.

– Penggabungan warna merah-putih : menegaskan bahwa Kota Serang merupakan dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

6. Warna Hitam :

– Melambangkan ketegasan, keteguhan dan ketabahan pemerintahan kota Serang dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengemban amanat rakyat.

7. Warna Emas :

– Melambangkan keberhasilan pemerintahan Kota Serang dalam mencapai tujuan pemerintahannya mewujudkan masyarakat Kota Serang yang Madani

– Melambangkan pemerintahan Kota yang adil, agung dan berwibawa.

Baca juga: Sejarah Banten Pernah Jadi Salah Satu Kota Terbesar di Dunia?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *